spoon

Sabtu, 28 Agustus 2010

untuk ayah...

baru sempet nieh...buka blogg n nulis,, sebenernya mau cerita banyak tapi karna sibuk dan sok sibuk, jadi ini tulisan cerita pertama. kejadian yang di ceritain n di tulis kira-kira cuma berseling satu jam setelah kejadian. ga usah basa-basi n kelamaan dech,, langsung aja nieh ceritanya...

dari hari kamis, aku sama mba icha emang udah berencana buat kejutan di hari ulang tahun bapak kita tercinta yang ke 56 *yeah..walau cuma beli kue,, patungan.*. kita ke toko kue dan pesan, sabtu sore kita ambil kuenya. yeah tepat hari ini, sabtu, 28 agustus 2010 jam 19.30 kami datang dengan bawa kue lengkap dengan lilinnya yang di bawa ibu dengan di iringi kami (anak-anak, menantu dan satu cucu nya) sambil mendendangkan lagu "selamat ulang tahun" untuk bapak.
hari itu bapak emang habis sakit dan baru keluar dari rumah sakit, mungkin masih lemah kondisinya. dan ibu sendiri juga baru sembuh dari sakit, mungkin karena kecapean nunggu bapak di rumah sakit. bapak mungkin ga menyangka akan acara yang kita buat, walau ga terlalu meriah, hanya sederhana dan sangat kecil-kecilan. sorenya aku liat bapak lihat kalender dengan mengenakan kacamata plus nyakemudian tertunduk di meja. kalo aku tebak sih..kayanya dalam hati bapak bilang,"hari ini kan hari ulang tahunku. kenapa anak-istriku ga ada yang inget ya???!!!". [itu sih tebakan aku yang ada di pikiran bapak, ga tau dech sebenernya.]
bapak yang lagi lemes tiduran dan nonton tv di kursi dengan matanya yang beler karena efek obat yang bikin ngantuk, tiba-tiba terbelalak dan setengah ga percaya dengan kehadiran kita beserta kue ulang tahun. dengan mata yang merah dan berkaca-kaca nahan air mata..bapak bangun dan ibu yang pertama ucapin selamat, kedua mas slamet, mba sri, mba icha, aku, dan si dede kutu "utha", dengan di akiri oa yang di pimpin ibu dan bapak. di saat kita semua berdoa, si kutu utha mlah sibuk sendiri colak-colek kue nya, dia bingung ngeliat kita yang lagi hening merem, berdoa.
selesai berdoa...acara potong kue,, kue potongan pertama buat ibu tercinta dan ga lupa dengan suapan dan kecupan di pipi kanan dan kiri, potongan yang kedua buat si dede kutu, sisa nya kita potong sendiri-sendiri *lho??*.

ada banyak hal yang ga bisa aku ungkapin ke bapak, salah satunya rasa terimakasih untuk bapak. bapak ngajarin banyak hal...dia seorang kepala keluarga, orang yang pertama kali merasa sangat lapar diantara keluarganya dan orang yang terakhir merasakan kenyang diantara keluarganya saat keluarganya sudah merasakan kenyang.
dan rasa sayang yang aku punya untuk semua orang yang ku sayang ga akan pernah bisa aku ungkapin dengan kata-kata,, tapi dengan perbuatan.
mengutip sedikit kata-kata dari catatan kak mhala *habis kata-kata nya pas dan bermakna sich. heheh* "Terimakasih ayaaah...aku yang mencintaimu,seperti kata yang tak bisa di temukan oleh para pujangga saat mereka tak sanggup memaknai kedalamanya."

2 komentar:

  1. Good........
    Akhirnya blognya di isi juga....... :)

    BalasHapus
  2. ahahahaah...........
    yups..., tapi ini baru ini mas yg perdana...

    BalasHapus